Cirebon, 3 September 2026 — Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Seminar Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ta’aruf li Thullab Judad wa Khayyimah ‘Arabiyyah (Tahiyyah) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 3 September 2026 di Auditorium FITK Lantai 5 tersebut secara khusus dihadirkan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru.

Seminar ini menghadirkan Ketua Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Masriah, M.Ag., secara langsung sebagai narasumber. Kehadiran Ketua PSGAD memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai isu gender, kesetaraan, perlindungan dari kekerasan seksual, serta keberadaan PSGAD sebagai pusat informasi dan layanan di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Dr. Masriah, M.Ag. memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep seks dan gender, kesetaraan gender, berbagai bentuk kekerasan seksual, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memperoleh bantuan dan melaporkan dugaan kekerasan seksual.
Mahasiswa juga diperkenalkan pada perbedaan antara seks dan gender. Seks berkaitan dengan aspek biologis, sedangkan gender berkaitan dengan peran dan pandangan yang terbentuk melalui kehidupan sosial. Pemahaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran mahasiswa agar mampu melihat perbedaan secara proporsional serta membangun relasi sosial yang dilandasi sikap saling menghormati.
Selain membahas konsep dasar gender, seminar juga menekankan pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa diarahkan agar tidak takut mencari pertolongan ketika mengalami atau mengetahui dugaan kekerasan seksual. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengetahui saluran pelaporan dan layanan yang tersedia melalui PSGAD.
PSGAD sebagai Ruang Informasi dan Layanan
Seminar ini sekaligus memperkenalkan Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD) sebagai lembaga yang dapat menjadi ruang informasi dan layanan bagi mahasiswa. Pengenalan tersebut diharapkan membuat mahasiswa baru mengetahui bahwa isu gender, perlindungan dari kekerasan seksual, serta persoalan disabilitas merupakan bagian dari perhatian institusi dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman dan inklusif.
Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Nanin Sumiarni, S.Pd.I., M.Ag., menyampaikan bahwa pembekalan semacam ini penting diberikan sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi.
“Mahasiswa baru perlu dibekali bukan hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga pemahaman tentang bagaimana membangun relasi yang sehat, saling menghormati, dan menjaga lingkungan akademik bersama. Pengenalan PSGAD menjadi penting agar mahasiswa mengetahui ke mana harus mencari informasi dan bantuan ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan gender, kekerasan seksual, maupun isu disabilitas.”
Kegiatan Seminar PSGAD juga menjadi bagian dari upaya PBA untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan serta diskriminasi. Mahasiswa baru diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan akademik maupun sosial, sekaligus berkontribusi menciptakan budaya kampus yang saling menghargai.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru PBA diharapkan memiliki bekal untuk menjaga diri, menghormati sesama, berani mencari pertolongan, serta mengetahui saluran layanan dan pelaporan yang tersedia. Pada akhirnya, Seminar PSGAD diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lembaga, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama untuk mewujudkan lingkungan akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang aman, ramah, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual.