Berita & Informasi

PBA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Seminar Internasional, Perkuat Kompetensi Akademik Mahasiswa dalam Pemanfaatan Kamus Arab

Cirebon, 21Agustus 2026 — Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Seminar Internasional bertema “Kamus-Kamus Arab dan Cara Pemanfaatannya Secara Akademik” pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Rektorat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, pukul 08.00–12.30 WIB, dengan menghadirkan Dr. Rabie Mohamed Mohamed Hefny, dosen Karabük University, Türkiye, sebagai narasumber.

Seminar dimoderatori oleh Babou SECK, mahasiswa internasional asal Senegal, dan diikuti mahasiswa serta sivitas akademika Jurusan PBA. Kehadiran akademisi dari Türkiye dan mahasiswa internasional dari Senegal menghadirkan suasana akademik lintas negara sekaligus memperluas wawasan internasional mahasiswa.

Kamus sebagai Instrumen Akademik

Dalam pemaparannya, Dr. Rabie menjelaskan bahwa kamus bahasa Arab tidak sekadar digunakan untuk mencari arti sebuah kata, tetapi merupakan instrumen penting dalam kegiatan akademik dan pembelajaran bahasa Arab. Kamus dapat membantu pengguna memahami makna kosakata, ketepatan penggunaan kata, sinonimi, antonimi, kata bermakna ganda, serta berbagai informasi kebahasaan lainnya.

Mahasiswa diperkenalkan dengan konsep dasar leksikografi Arab, urgensi kamus dalam kehidupan akademik, jenis-jenis kamus, berbagai metode penyusunan kamus, serta strategi menemukan informasi secara efektif. Pengetahuan tersebut penting bagi mahasiswa PBA karena berkaitan langsung dengan keterampilan membaca, menulis, menerjemahkan, dan melakukan penelitian bahasa Arab.

Dr. Rabie juga menjelaskan berbagai madrasah leksikografi Arab, antara lain madrasah tematik, historis, alfabetis, qafiyah, serta metode pembalikan berdasarkan huruf dan fonetik. Mahasiswa diarahkan untuk memahami cara menemukan kata sesuai dengan sistem penyusunan kamus, mulai dari menghilangkan imbuhan, menemukan akar kata, hingga menentukan posisi kata dalam kamus.

Selain kamus monolingual, mahasiswa juga dikenalkan dengan kamus multibahasa, seperti kamus Arab–bahasa asing, bahasa asing–Arab, kamus dua bahasa, dan kamus tiga bahasa.

Seminar Interaktif dan Apresiasi Mahasiswa

Seminar berlangsung secara interaktif. Narasumber tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga memberikan pertanyaan kepada mahasiswa untuk menguji pemahaman sekaligus mendorong mereka berpartisipasi aktif.

Sejumlah mahasiswa berani menjawab pertanyaan yang diberikan. Dita Aulia Nisa dan Abdullah Nurrahim menjadi di antara peserta yang berhasil memberikan jawaban dengan baik. Keduanya mendapatkan apresiasi berupa buku dari narasumber. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi mahasiswa lain untuk lebih aktif dalam forum akademik.

Interaksi tersebut menunjukkan bahwa seminar internasional dapat menjadi ruang pembelajaran yang dinamis. Mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berpikir kritis, menyampaikan jawaban, dan berkomunikasi secara langsung dengan akademisi internasional.

Dekan FITK Apresiasi Penguatan Wawasan Internasional

Dekan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Saifuddin, M.Ag., mengapresiasi penyelenggaraan seminar internasional tersebut. Menurutnya, kehadiran akademisi dari perguruan tinggi luar negeri memberikan pengalaman akademik yang penting bagi mahasiswa.

“Seminar internasional seperti ini sangat penting karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan akademisi dari luar negeri. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari materi yang disampaikan, tetapi juga mendapatkan pengalaman akademik internasional yang akan memperluas wawasan dan cara pandang mereka.”

Ia menambahkan bahwa tema seminar memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan mahasiswa PBA karena penguasaan kamus merupakan bagian penting dalam pembelajaran dan penelitian bahasa Arab.

Membuka Ruang Akademik Global

Ketua Jurusan PBA FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Nanin Sumiarni, menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan bagian dari komitmen jurusan untuk menghadirkan pengalaman akademik internasional bagi mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa PBA mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya bersumber dari ruang kelas. Kehadiran akademisi internasional memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat kajian bahasa Arab dari perspektif yang lebih luas dan sekaligus membangun keberanian mereka untuk berinteraksi dalam forum akademik internasional.”

Menurutnya, kegiatan semacam ini sejalan dengan upaya PBA membangun program studi yang unggul, inovatif, transformatif, dan berwawasan global, sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan pendidikan bahasa Arab di era digital.

Kamus Elektronik di Era Digital

Seminar juga membahas perkembangan kamus elektronik sebagai bagian dari transformasi teknologi dalam pembelajaran bahasa. Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai keunggulan kamus digital, seperti kemudahan akses, kecepatan pencarian, interaktivitas, variasi fitur, dan kemudahan penggunaannya.

Namun, mahasiswa juga diajak memahami keterbatasannya, terutama kemungkinan munculnya terjemahan literal yang tidak selalu sesuai dengan konteks. Karena itu, pemanfaatan kamus digital tetap membutuhkan kemampuan bahasa dan sikap kritis dari penggunanya.

Pembahasan tersebut relevan dengan karakter PBA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang mengembangkan pembelajaran bahasa Arab dalam ekosistem teknologi dan pendidikan digital. Pemanfaatan kamus digital dapat diarahkan tidak hanya untuk mencari arti kata, tetapi juga menelusuri lema dan akar kata, mengamati penggunaan kosakata, memanfaatkan korpus bahasa, serta mendukung kegiatan penelitian dan penulisan akademik.

Memperkuat PBA Berwawasan Internasional

Seminar Internasional “Kamus-Kamus Arab dan Cara Pemanfaatannya Secara Akademik” menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Jurusan PBA FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat budaya akademik dan pengalaman internasional mahasiswa.

Kehadiran Dr. Rabie Mohamed Mohamed Hefny dari Karabük University, Türkiye, keterlibatan Babou SECK dari Senegal sebagai moderator, serta partisipasi aktif mahasiswa menunjukkan semakin terbukanya ruang akademik PBA terhadap interaksi lintas negara.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman yang menghubungkan literasi kebahasaan, keterampilan akademik, teknologi digital, dan interaksi lintas budaya. Seminar sekaligus menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, serta wawasan global mahasiswa PBA.

Dengan kegiatan akademik yang menghadirkan jejaring internasional secara berkelanjutan, PBA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat langkah menuju program studi Pendidikan Bahasa Arab Siber yang unggul, inovatif, transformatif, dan berkelas dunia.

Keterkaitan SDGs:
SDGs 4 - Quality Education SDGs 17 - Partnerships to achieve the Goal
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas